Tahukan
anda asal mula terciptanya besi hingga besi bisa ada di Bumi ini?
Besi adalah logam yang memiliki massa jenis 7.900 kg/m3, hampir 8 x lipat massa jenis air dan
keberadaana di bumi sekitar sepertiga komposisi bumi.
Lalu, bagaimana asal mula terciptanya
besi?
Asal mula terciptanya besi bermula dari
bintang bernama Nova yang bagian intinya memiliki suhu panas lebih tinggi
ratusan juta derajat kali lipat. Inilah satu-satunya tempat di alam semesta
yang dapat menghasilkan elemen besi melalui proses nukleosintesis (fusi nuklir)
(Nadiah, 2013).
Setelah inti bintang berubah menjadi
elemen besi, maka semua energi bintang tersebut akan melemah dan musnah.
Kemudian, bintang meledak yang di sebut peristiwa supernova. Elemen besi yang
dikandung bintang tersebut terlontar ke angkasa, sebagian ditarik oleh bumi
karena memiiki gaya gravitasi. Saat itu bumi masih berbentuk asap, yang di
hujani terus menerus oleh meteor-meteor yang bermuatan besi hingga sampai ke
perut bumi, lalu meleleh dan mencair.
“sesungguhnya Kami telah mengutus
Rasul-Rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah kami turunkan
bersama mereka Al-kitabdan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan
keadilan. Dan kami turunkan (anzalnaa) besi yang padanya terdapat kekuatan
hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu)
dan supaya ALAH mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan Rasul-Raul-Nya,
padahal ALLAH tidak dilihatnya. Sesungguhnya ALLAH Maha Kuat lagi Maha
Perkasa”.
Disini sudah jelas bahwa besi diturunkan
dari langit dari kata “anzalna” secara harfiah jika diartikan yakni “secara
bendawi dirturunkan dari langit”.
Awal saat terciptanya komposisi bumi,
awalnya bumi berupa asap atau kabuat (dukhan)
yang sebagian besar materinya berupa gas dan sebagian berupa partikel padat.
Massa materi dan energi yang terkandung dalam awal mula terbentuknya bumi dari
ledakan besar (The Big Bang Theory)
gumpalan asap oleh benda-benda angkasa. Salah satunya yang menghujaniya adalah
meteor-meteor dari bintang Nova tersebut.
“Kemudian, Dia menuju ke langit dan
(langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfiman kepadanya dan kepada bumi,
Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa. Keduanya
menjawab, kami datang dengan patuh.” (Q.S Fushshilat: 11)
Besi di turunkan ke bumi terutama dibawa
oleh batu meteorid yang mengandung lebih dari
95 % materi besi dan nikel. Unsur logam yang lainnya juga berasal dari
meteorid dan asteroid yang menghujani bumi pada masa pembentukan bumi. Meteorid
dan asteroid adalah sampah angkasa dari ledakan-ledakan bintang-bintang di
jagat raya.
Sudah jelas bahwa besi berasal dari
bintang yang meledak kemudian menghujani bumi, lalu masuk ke inti perut bumi
mencair dan meleleh. Setelah mencair dan meleleh, besi naik ke permukaan bumi
akibat tekanan gas dari inti bumi melalui gunung-gunung aktif yang tercipta
dari proses vulkanik.
Allahu’alam
bishowab...
Palangka
Raya, 08 Sepetember 2015
@ Yeni S.M
Tidak ada komentar:
Posting Komentar