Senin, 16 September 2024

Pertumbuhan Dinasti-Dinasti pada masa Abbasiyah


Berkuasa sekitar 767 tahun dari tahun 750  M s.d. 1517 M didirikan oleh Abbdullah bin saffah. Wilayah kekuasaan Abbasiyah meliputi Maroko, Turki, Irak, Mesir, Suriah, India, hingga Persia, Dengan rincian:

1.    750–754: As-Saffah (pertama)

2.    1242–1258: Al-Musta'shim (Khalifah terakhir di Baghdad)

3.    1508–1517: Al-Mutawakkil III (Khalifah terakhir di Kairo)

Terdiri dari 37 khalifah, 3 diantaranya adalah khalifah yang menonjol yaitu: Harun Ar Rasyid, Abu Ja'far Al Mansur dan Abdullah Al makmum. Wilayah kekuasaan dari

Ketika mulai runtuh kota dipindahkan dari Baghdad ke Kairo. Kemudian tidak kuat sehingga runtuh tak bersisa. Kota Baghdad dijuluki sebagai kota 1001 malam, maksudnya adalah sangkin banyaknya ilmu pengetahuan sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dikisahkan, sangkin banyakNya sehingga dijuluki 1001 malam. 1001 malam ilmu pengetahuan.

1.    Sejarah Berdirinya

Kekhalifahan ini berkuasa setelah runtuhnya Bani Umayyah dan menundukkan semua wilayahnya kecuali Andalusia. Bani Abbasiyah merujuk kepada keturunan dari paman Nabi Muhammad yang termuda, yaitu Abbas bin Abdul-Muththalib (566 M - 652 M). Anak dari kakek Abdul Muthalib.

2.    Kemajuan dan Kekurangan

Beberapa kemajuan bidang ilmu, ekonomi dan militer dinasti Abbasyiah:

1.  Pada saat itu eropa masih belajar mandi. Sedangkan Baghdad sudah memandikan cahaya.

2.  Sangat kaya, pasukan Mongol pada saat itu menyerang Baghdad, sehingga meminta untuk menunjukkan emas, ditengah istana ada kolam ketika dikuras isinya emas. Kemudian istana di kota Baghdad memiliki gerbang yang disebut gerbang emas, kemungkinan gerbangnya berbahan emas dan pualam.

Saluran

Membangun gedung2 untuk ibadah haji

3.    Ilmu pengetahuan pada saat itu sangan berkembang. 4 Mazhab (Abu Hanafi, Imam Malik, Imam Syafi’i  dan Bani Hmadal, dan 9 perawai Al-Hadist juga muncul pada saat itu termasuk Al-Bukhori dan Muslim. Kemudian ahli tafsir: Ibnu Katsir dan Ath-Thabari. Tawawuf: Imam Al-GhazaliPada fase ini, juga berkembang juga ilmu dibidang-bidang lain seperti di bidang Astronomi, kedokteran: Ar-Razi dan Ibnu Sina, kimia bapak kimia Jabir bin Hayyan, fisika dan geografi. Ilmuwan yang lain Al khawarizmi, Al kindi, ibnu sina, Al zahrawi, Al jazari.

4.    Kekuatan militer sangat kuat. Pada saat itu, ada wanita muslimah dilecehkan oleh tentara Romawi dan dipukul sehingga teriak apa wahai khalifah al-mu'tashim Tolong saya, tolong saya di Damaskus Syiria jauh dari Baghdad, dari mulut ke mulut sampai ke telinga Mu’tasim Billah, kemudian ditulis surat ke Romawi, isi suratnya jika kalian tidak meminta maaf ke wanita tersebut maka memberangkatkan pasukan perang yang memanjang dari Baghdad sampai ke damaskus.

Kekurangan:

·       Mulai merebak pemikiran aneh, hanya meagungkan akal, efek negatif perkembangan ilmu pengetahuan yang tidak terbendung, dari filsafat Yunani, Al-Qur’an itu makluk Allah, Allah itu Khalik/pencipta, selain itu makhluk, Al-Qur’an Khalik bukan berarti makhluk. Sehingga berkembang pengetahuan bahwa semua adalah makhluk kecuali Allah SWT, sehingga Al-Qur’an didefenisikan sebagai makhluk. Imam Ahmad bin Hamdal tidak mengakui bahwa Al-Qur’an itu adalah makhluk dicambuk dan dipenjara. Muncul pada saat Khalifah Al-Ma’mun dan Al-Amin.

·       Pemalsuan Al-Hadist juga benyak bermunculan, al-khawarij juga banyak.

·       Perkembangnya Ahlul Ra’yi adalah mengambil sebuah fatwa terhadap ilmu fiqih lebih dominan berpikir dengan akal daripada hadist.

3.    Sebab Keruntuhan

a.     Faktor Eksternal:

Penyerangan bangsa Mongol Hulagu Khan Ke Baghdad membumi hanguskan semua ilmu pengetahuan sampai-sampai air sungai Tigris menjadi hitam akibat tinta dari banyak sekali buku yang dibuang ke sungai itu dan juga menjadi merah akibat darah dari para ilmuwan dan filsuf yang dibunuh di sana.

Mongke Khan memerinthakan saudaranya untuk mengampuni Khalifah jika dia menyerah kepada kekuasaan Khan Mongol. Ketika mendekati Baghdad, Hulagu menuntut supaya kota itu menyerah; sang khalifah, Al-Musta'sim, menolak. Dalam banyak sumber, Al-Musta'sim sebenarya tidak bersiap untuk diserang; dia tidak mengumpulkan pasukan dan tidak memperkuat tembok kota. Dia hanya tidak mau menyerahkan kota Baghdad kepada "orang barbar kafir" (Mongol) dan dia percaya bahwa jikapun dia menyerah, pasukan Mongol itu akan tetap membantai penduduk kota. Begitu mendengar penolakan kahlifah, Hulagu sangat marah dan bersumpah bahwa kota itu akan dihancurkan.

Pada tanggal 10 Februari, Baghdad menyerah. Pasukan Mongol menyerbu ke dalam kota pada tanggal 13 Februari dan dimulailah satu minggu pembantaian dan penghancuran.

·      Perpustakaan Agung Baghdad, yang menyimpan banyak sekali dokumen sejarah dan buku yang sangat berharga dalam berbagai bidang mulai dari pengobatan sampai astronomi, dihancurkan. Orang-orang yang selamat melaporkan bahwa air sungai Tigris menjadi hitam akibat tinta dari banyak sekali buku yang dibuang ke sungai itu dan juga menjadi merah akibat darah dari para ilmuwan dan filsuf yang dibunuh di sana.

·       Para penduduk berusaha kabur namun mereka dicegat oleh pasukan mongol dan dibantai. Beberapa ilmuwan mengatakan korban jiwa sebanyak dua ratus ribu hingga satu juta orang.

·       Pasukan Mongol menjarah dan kemudian menghancurkan masjid, istana, perpustakaan, rumah sakit dan angunan-bangunan besar yang merupakan hasil karya beberapa generasi dibakar sampai habis.

·       Khalifah dipaksa menonton ketika penduduknya dibantai dan harta bendanya dirampas. Menurut sebagian besar sumber, khalifah dibunuh dengan cara diinjak-injak oleh kuda. Pasukan mongol menggulung khalifah dalam sebuah karpet, dan mereka lalu menunggang kuda di atas badannya, karena mereka percaya bahwa bumi akan marah jika ada darah penguasa yang ditumpahkan. Semau putraya dibunuh kecuali satu orang, yang kemudian dikirim ke Mongolia, di sana para seajarawan Mongolia melaporkkan bahwa dia menikah dan memiliki anak, tetapi dia tidak terlibat apa-apa lagi dalam perkembangan Islam.

·   Hulagu harus memindahkan perkemahannya ke luar dari kota akibat bau busuk yang sangat menyengat di dalam kota.

·  Jumlah penduduk Baghdad jauh berkurang dan kota itu menjadi reruntuhan selama beberapa abad berikutnya dan hanya secara perlahan pulih dan memperoleh sedikit dari kejayaan lamanya. Madarasah yang masih selamat adalah madrasah Nidhamiyah dari saya keilmuwan dihidupkan kembali.

b.     Faktor internal adalah:

·       Lemahnya kepimpinan islam

  •    Melebihkan bangsa lain dibandingkan dengan bangsa senidir. Banyak orang Persia menduduki jabatan strategis seperti militer dan wajir.
  •   Ketergantungan tentara bayaran sehingga membengkak keungan militer dan pengeluaran akomodasi terlalu besar.
  •       Tidak adanya ideologi pemersatu
  •      Kuatnya pengaruh faham fusi dan taqlid. Ajaran ini mengajarkan untuk meninggalkan dunia, fokus beribadah saja, sehingga para orang-orang alim tidak memiliki jabatan strategis.
  •    Munculnya kerjaan -kerajaan baru, luasnya wilayah kekuasaan dan ketidak puasan terhadap pemerintah.

 

 


Senin, 13 Februari 2023

Perjanalan Menuju Ufuk Barat

Hidup ini hanyalah sandiwara bak drama atau sinetron ...

Dan kamu lah sebagai pemeran utamanya... 

Kamu tinggal milih peran apa yang akan kamu perankan,  biasanya peran utama adalah orang² yang baik yang bersyukur dan bersabar...

Memilih setiap jalan yang lurus dan jalan yang diridhoi Allah SWT...


Allah lah penulis skenario dan produsernya... 

Malaikat² asisten-asisten-Nya... 


Setiap episode kehidupan memiliki scene masing²...

Setiap scene begitu cepat berganti... 

Scene moment bahagia kemudian berubah scene moment sedih kemudian scene moment bahagia dan seterusnya... 


Mungkin scene ini akan jeda sejenak... 

Menghapus mimpi²...

Dan tak berharap happy ending... 


Kemudian teringat kalam-Nya

fa inna ma'al-'usri yusroo;

inna ma'al-'usri yusroo

"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."; "Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,"


Bagaimanapun scene ini harus tetap dilalui...


Bandung,  13 Februari 2023

@yeni_s.m

Sabtu, 05 November 2022

Orang-orang seperti ini yang dicintai dan disukai Allah SWT

 

Dicintai lebih tinggi levelnya daripada disukai Allah SWT. Jika, Allah sudah menyukai kita insyaAllah Allah akan mencintai kita.

Kira-kira siapa ya orang-orang yang dicintai Allah, apakah kamu masuk kedalam 7 jenis sifat/sikap orang-orang dicintai Allah dibawah ini?

1.       Allah SWT mencintai orang-orang yang mencintai Allah dan Allapun mencintainya. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat QS. Ali Imran: 31

2.       Allah SWT mencintai orang-orang yang bertakwa disebutkan didalam Al-Qur’an ayat QS. Ali Imran: 76

3.       Allah SWT mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Hal ini, disebutkan Allah SWT Al-Qur’an ayat QS. Ali Imran: 134, QS. Ali Imran: 148

4.       Allah SWT mencintai orang-orang yang bersabar. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat QS. Ali Imran: 146

5.       Allah SWT mencintai orang-orang yang bertawakal. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat QS. Ali Imran: 159

6.       Allah SWT mencintai orang-orang yang berlaku adil. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat QS. Al-Hujurat: 9, Q.S Al-Mumtahanah: 8,

7.       Allah SWT mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S As-Saff: 4

Dibawah ini, Allah SWT menyebutkan orang-orang yang disukai Allah SWT

1.       Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat baik. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Baqarah: 195

2.       Allah SWT menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Baqarah: 222

3.       Allah SWT menyukai orang-orang yang berlaku adil. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Ma’idah: 42

4.       Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Ma’idah: 93

5.       Allah SWT menyukai orang-orang yang bertakwa. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat QS. At-Taubah: 4, 7

6.       Allah SWT menyukai orang-orang yang yang bersih. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat QS. At-Taubah: 108

Selain Allah SWT menyebutkan orang-orang yang mencintai dan disukai Allah SWT. Allah juga menyebutkan orang-orang yang tidak disukai Allah SWT didalam kalam-Nya.

1.       Allah tidak menyukai orang-orang yang melampui batas. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Baqarah: 195, Q.S An-Nisa’: 187, Al-Araf: 55

2.       Allah tidak menyukai kerusakan. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Baqarah: 205, Q.S Al-Qasas: 77

3.       Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Baqarah: 276, Ali Imran 32, Q.S An-Nahl: 23, Ar-Rum: 45, Ghafir: 14

4.       Allah tidak menyukai orang zalim. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Q.S Ali Imran: 57, Q.S Ali Imran: 140 dan Q.S Asy-Syura: 40

5.       Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S An-Nisa’: 36, Al-Qassas: 76, QS. Luqman: 18 dan Q.S Al-Hadid: 23

6.       Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S An-Nisa’: 107, Q.S Al-Anfal: 58 dan Q.S Al-Hajj: 38

7.       Allah tidak menyukai perkataan buruk. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S An-Nisa’: 148

8.       Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-A’raf: 31

9.       Allah tidak menyukai orang yang kufur nikmat. Hal ini, disebutkan Allah SWT didalam Al-Qur’an ayat Q.S Al-Hajj: 38

9 hal yang tidak disukai Allah SWT diharuskan dihindari agar Allah menyukai kita, setelah Allah menyukai kita insyaAllah kita akan naik level dicintai Allah SWT.  Bagaimana Allah mau mencintai kita sedangkan sikap/sifat kita ada yang tidak disukai Allah SWT.

Ketika Allah mencintai kita buka serta merta Allah mengabulkan semua permintaan kita. Perumpamaannya seperti anak kecil dua tahun minta pisau atau korek api ke orang tuanya, apakah orang tuanya memberikan hal yang diminta oleh anak tersebut? Jawabannya pasti tidak demi melindungi anaknya. Begitu juga Allah, jika Allah sudah mencintai kita, InsyaAllah kita akan dijaga Allah dunia dan akhirat sampai lulus memasuki syurga-Nya Allah SWT.

Senin, 01 Agustus 2022

Memaknai 1 Muharram

 Memaknai tahun baru islam 1 muharram adalah merenungkan bagaimana sulitnya kondisi Rasulullah dan para sahabat awal-awal islam di Makkah. Kondisi sulit yang dialami Rasulullah dan para sahabat yang disiksa oleh orang² kafir mengharuskan Rasulullah dan para sahabat untuk hijrah (pindah) ke wilayah yang aman yaitu Madinah.

Kondisi saat ini, kita sudah memiliki kebebasan tanpa rintangan seperti yang dirasakan Rasulullah dan para sahabat terdahulu untuk melaksanakan ibadah-ibadah baik yang wajib maupun sunnah sudah sepatutnya kita bersemangat dan meningkatkan kulitas dan kuantitas ibadah kita dan bersyukur akan keadaan saat ini.

Penetapan 1 Muharam adalah setelah bai'at kedua di Aqobah akhir Dzulhijjah yang berisi kesepakatan perlunya Rasulullah SAW dan umat Islam melakukan hijrah ke Madinah, sehingga ada sebagian para sahabat yang sudah memulai hijrah pada Muharam. Kemudian disusul oleh Rasulullah SAW pada Rabiul Awal (2/3 bulan setelahnya).

Hijrah secara harfiah memiliki arti ‘pindah’ atau ‘bergerak’ dari satu tempat ke tempat lainnya.

  • Tujuan hijrah bukan karena dunia dan manusia

Hadist Arbain ke-1

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]

  • Keutamaan Hijrah

1.     Diberikan pahala yang banyak balasan syurga yang mengalir dibawah-dibawah sungai.

Q.S Ali Imran: 195

2.     Memperolah ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia

Q.S Al-Anfal : 74

3.     Lebih tinggi derajatnya disisi Allah dan memperolah kemenangan

Q.S At-Taubah: 20

4.     Diberikan tempat yang baik di dunia

Q.S An-Nahl: 41

5.     Diberikan rezeki yang baik (Syurga) jika diperjalanan terbunuh atau mati

Q.S Al-Hajj: 58

  • Diutamakan untuk menolong orang yang berhijrah (Q.S An-Nur: 22)
  • Sahabat/Imam/ Ulama-ulama besar pasti hijrah tidak meninggal dimana mereka lahir

1.     Salman al-Farisi adalah sahabat Nabi Muhammad yang berasal dari Desa Jayyun, Kota Isfahan, Persia. Dikalangan sahabat lainnya ia dikenal dan dipanggil dengan nama Abu Abdullah

2.     Imam Syafi'i lahir di Palestina, pada tahun 150 Hijriyah dan wafat pada malam Jumat setelah maghrib pada akhir bulan Rajab, tahun 204 H di Mesir.

3.     Yusuf Qardawi: Lahir di sebuah desa kecil di Mesir bernama Shafth Turaab di tengah Delta Sungai Nil. Sebab keterlambatannya meraih gelar doktor, karena dia sempat meninggalkan Mesir akibat kejamnya rezim yang berkuasa saat itu. Ia terpaksa menuju Qatar pada tahun 1961 dan di sana sempat mendirikan Fakultas Syariah di Universitas Qatar. Pada saat yang sama, ia juga mendirikan Pusat Kajian Sejarah dan Sunnah Nabi. Ia mendapat kewarganegaraan Qatar dan menjadikan Doha sebagai tempat tinggalnya.

4.     Imam Hanafi: lahir di Kufah, Irak pada 80 H/699 M — meninggal di Baghdad, Irak, 150 H/767 M

Senin, 04 Juli 2022

6 Amalan ibadah utama 10 Hari Pertama dibulan Dzulhijjah

Anjuran untuk meningkatkan amalan awal dzulhijjah, amalan dibulan ini dilipatgandakan, jutaan orang melaksanakan hajji.

Q.S Al-Fajar 1-4

Bersumpah dengan makhluknya, yang ganjil dan genap serta yang telah berlalu. Allah 10 hari pertama dzulhijjah.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah –pen).” Para sahabat bertanya: “Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah?” Beliau bersabda, “Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid –pen).” (HR. Al Bukhari).

Adapun 6 amalan ibadah utama 10 hari pertama dibulan Dzulhijjah

1. Perbanyak Tahlil, Takbir dan Tahmid

“Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.”

2. Puasa sunnah arafah (9 dzulhijjah)

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Sebelum arafah ada puasa hari tarhiyah. Perbanyak Tolabun ilmi. Rukun utama wukuf di arafah, pelaksanaan pasti di waktu dan tempaat sama. Penentuan arafah di negara lain apakah disesuaikan jamaah wukuf di arafah.

·       Pertama beradasarkan wukuf di arafah, harus ikut melakukan puasa arafah diwaktu itu dipimpini.

·       Hari arafah mutlak tanggal 9 dzulhijjah Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dan jibrin

Ada perbedaan maksud dari arafah tersebut. Jika dimaksud adalah tempat maka sesuai dengan pelaksanaan wukuf di arafah. Jika karena waku maka penentuannya sesuai dengan waktu wukuf jamaah hajji. 9 dzulhijjah menurut manhaj bagian hilal.

 

Permasalahn ini adalah mukhtalafi jadi tidak ada yang harus mengkalim pendapatnya benar yang salah. Perbedaan pendapat tidak berpecah belah dan mereka tetap bertoleransi. 

Imam syafi’I:” pendapat saya sementara benar bisa jadi salah, pendapat yang lain sementara salah bisa jadi nanti benar”.

Hari arafah berdasarkan waktu bukan tempat, mengacu pada dalil-dalil yang sudah ada. Rasulullah SAW pelaksanaan puasa arafah sebelum pelaksanaan hajji. Tahun-tahun sebelum itu Rasulullah Sudha melaksnakan puasa araf tidak bersamaan dengan pelaksanaan wukuf jama’ah hajji. 

Menyikapi perbedaan kapan kita akan melaksanaan hari raya idul adha. Ada 2 pendapat dan pendapat masing-masing sama-sama kuat. Bagaimana agar kita menjaga ukhuwah islamiah kuat. Tidka perlu dibesar-besarkan, kebijakan dari organisasi kita mengikuti pemerintah idul adha jatuh pada hari 10 juli. Sementara yang lain Muhammadiyah idul adha 9 juli. Tidak masalah mengambil yang benar, dan tidak menjadikan perbedabatan. Yang paling penting adalah melakukan amalan-amalan utama, memperbanyak amalan ibadah, meningkatkan kualitas dan kuantitas solat kita dan jika sanggup melaksanakan qurban. Ikhtilaf.

3. Memperbanyak amalan ibadah seperti shalat, tahlil, takbir dan tahmid, infaq dan sadaqah

4. Shalat idul adha pada 10 dzulhijjah

Landasannya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

“Puasa kalian ditetapkan tatkala mayoritas kalian berpuasa, hari raya Idul Fithri ditetapkan tatkala mayoritas kalian berhari raya, dan Idul Adha ditetapkan tatkala mayoritas kalian beridul Adha.” (HR. Tirmidzi no. 697. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani).

5. Takbir di hari tasrik

“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.” Ini menunjukkan adanya perintah berdzikir di hari-hari tasyriq. (Q.S Al Baqarah: 203)

Ini menunjukkan adanya perintah berdzikir di hari-hari tasyriq.

6. Qurban

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)."

(QS. Al-Kausar 108: Ayat 2)


Allahu'alam Bishowab


Bandung, 4 Juli 2022

@Yeni SM

Jumat, 01 April 2022

4 Keutamaan Puasa Bulan Ramadhan

 


1.  Orang yang berpuasa akan terjaga dari berbuat dosa karena puasa adalah perisai dan Allah langsung yang akan membalas orang yang berpuasa

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: (manusia) itu membawa manfaat bagi dirinya sendiri kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan mrmbalasnya.  Puasa itu adalah perisai. Apabila ada yang puasa salah seorang di antara kalian, maka janganlah ia berkata kotor dan gaduh. Jika seseorang memakinya atau memusuhinya, hendaklah ia mengatakan: "Sesungguhnya aku sedang berpuasa. Demi Zat yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya, bau mulut orang yang sedang berpuasa bagi Allah lebih harum daripada bau minyak Kasturi. Orang yang berpuasa mengalami dua kegembiraan yaitu: kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya karena besarnya pahala puasa." (HR. Bukhari dan Muslim).


2.  Di akhirat panggil dari pintu Ar Rayyan (pintu kesegaran)

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa bersedekah sepasang di jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: "Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik." Barangsiapa yang termasuk golongan orang- orang yang mengerjakan salat maka ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang melakukan jihad, maka ia akan dipanggil dari pintu jihad. Dan barangiapa yang temasuk golongan orang orang yang mengerjakan puasa,  maka ia akan dipanggil dari pintu Ar Rayyan (pintu kesegaran). Dan barang siapa yang termasuk golongan orang orang yang suka bersedekah,  maka ia akan dipanggil dari pintu sedekah.  Abu Bakar ra. berkata: "Demi ayah dan ibuku,  wahai Rasulullah,  bukankah ada orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu karena darurat? Maka, apakah ada seseorang yang dipanggil dari semua pintu itu?" Beliau men-  Dan barangsiapa yang termasuk wab: "Ya ada, aku mengharapkan semoga kamu termasuk dari golongan mereka itu. "(HR. Bukhari dan Muslim) 

Hadist lainnya adalah sbb:

 Dari Sahl bin Sa'ad ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: "Sesungguhnya di dalam surga ada pintu yang bemama Ar Rayyan (pintu kesegaran), dimana nanti pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk lewat pintu itu, dan tidak seorangpun yang dapat masuk lewat pintu itu selain mereka, dimana penjaga pintu mengucapkan: "Mana orang- orang yang berpuasa?" kemudian mereka pun berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang boleh masuk lewat pintu itu. Apabila mereka telah masuk pintu surga maka ditutuplah pintu itu. Maka dari itu tidak ada seorang pun yang dapat masuk lewat pintu itu selain mereka yang ahli berpuasa. (HR. Bukhari dan Muslim).


3. Allah menjauhkan orang yang berpuasa dari neraka

Dari Abu Sa'id Al Khudriy ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah seorang hamba yang mengerjakan puasa kearena Allah, melainkan Allah menjauhkan dirinya dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun karena puasanya yang sehari itu (HR. Bukhari dan Muslim).


4. Diampuni dosanya yang telah lampau

Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala kepada Allah, maka diampuni dosanya vang telah lampau." (HR. Bukhari dan Muslim).

Selasa, 29 Maret 2022

9 Golongan yang Tidak Wajib Puasa Ramadhan

1.  Anak kecil yang belum baligh

Anak kecil sebelum baligh tidak wajib berpuasa dan wajib mengqadha dan bayar fidyah jika meninggalkan puasanya. Akan tetapi anak kecil harus dididik untuk berpuasa tapi jika sudah memasuki 7 tahun wajib berpuasa.

Dalam hadis dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Pena catatan amal diangkat (kesalahannya tidak dihitung) untuk 3 orang: orang yang tidur sampai bangun, anak kecil sampai besar (baligh), dan orang gila sampai sadar,” (HR. Ahmad 24694 & Nasai 3445).

2. Orang gila

Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak wajib qadha dan bayar fidyah jika meninggalkannya.

3.  Orang sakit

Orang sakit yang memberatkan berpuasa tidak wajib berpuasa akan tetapi wajib untuk menggantinya (mengqadha) diwaktu lain.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

 

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ

 

“Barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah:185).

4.   Orang tua

Orang tua yang sudah sangat tua tidak wajib berpuasa dan untuk menggantinya dengan membayar fidyah.

Allah SWT berfirman dalam Q.S Al Baqarah ayat 184 yang artinya,

"...dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin."

5.  Wanita hamil

Wanita hamil jika masih sanggup mengganti (qadha) puasa dilain waktu, jika tidak sanggup maka cukup membayar fidhyah.

"Sesungguhnya Allah 'azza wa jalla menghilangkan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, wanita hamil,dan wanita menyusui." (HR. Ahmad).

6.  Orang menyusui

Sama halnya dengan wanita hamil, wanitia menyusui jika masih sanggup mengganti (qadha) puasa dilain waktu, jika tidak sanggup maka cukup membayar fidhyah.

7.  Haidh

Dari Abu Sai’d, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ ، وَلَمْ تَصُمْ فَذَلِكَ نُقْصَانُ دِينِهَا

 

“Bukankah bila si wanita haid ia tidak shalat dan tidak pula puasa? Itulah kekurangan agama si wanita. (Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 1951 dan Muslim no. 79)

Wanita haidh diwajibkan untuk mengqadha puasanya dilain waktu. Sebagaimana hadist dari Mu’adzah, ia berkata bahwa ada seorang wanita yang berkata kepada ‘Aisyah,

 

أَتَجْزِى إِحْدَانَا صَلاَتَهَا إِذَا طَهُرَتْ فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ كُنَّا نَحِيضُ مَعَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَلاَ يَأْمُرُنَا بِهِ . أَوْ قَالَتْ فَلاَ نَفْعَلُهُ

 

“Apakah kami perlu mengqodho’ shalat kami ketika suci?” ‘Aisyah menjawab, “Apakah engkau seorang Haruri? Dahulu kami mengalami haid di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup, namun beliau tidak memerintahkan kami untuk mengqodho’nya. Atau ‘Aisyah berkata, “Kami pun tidak mengqodho’nya.” (HR. Bukhari no. 321).

8.  Nifas

Wanita nifas keadaannya sama seperti wanita haidh tidak diwajibkan untuk puasa di Bulan Ramadhan.

9.  Orang musafir/berpergian

Orang musafir/berpergian lebih dari 80 km tidak diwajibkan untuk berpuasa dan harus menggantinya dilain waktu.

Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, "Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain."

Pertumbuhan Dinasti-Dinasti pada masa Abbasiyah

Berkuasa sekitar 767 tahun dari tahun 750   M s.d. 1517 M didirikan oleh Abbdullah bin saffah. Wilayah kekuasaan Abbasiyah meliputi Maroko...