Senin, 04 Juli 2022

6 Amalan ibadah utama 10 Hari Pertama dibulan Dzulhijjah

Anjuran untuk meningkatkan amalan awal dzulhijjah, amalan dibulan ini dilipatgandakan, jutaan orang melaksanakan hajji.

Q.S Al-Fajar 1-4

Bersumpah dengan makhluknya, yang ganjil dan genap serta yang telah berlalu. Allah 10 hari pertama dzulhijjah.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah –pen).” Para sahabat bertanya: “Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah?” Beliau bersabda, “Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid –pen).” (HR. Al Bukhari).

Adapun 6 amalan ibadah utama 10 hari pertama dibulan Dzulhijjah

1. Perbanyak Tahlil, Takbir dan Tahmid

“Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.”

2. Puasa sunnah arafah (9 dzulhijjah)

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Sebelum arafah ada puasa hari tarhiyah. Perbanyak Tolabun ilmi. Rukun utama wukuf di arafah, pelaksanaan pasti di waktu dan tempaat sama. Penentuan arafah di negara lain apakah disesuaikan jamaah wukuf di arafah.

·       Pertama beradasarkan wukuf di arafah, harus ikut melakukan puasa arafah diwaktu itu dipimpini.

·       Hari arafah mutlak tanggal 9 dzulhijjah Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dan jibrin

Ada perbedaan maksud dari arafah tersebut. Jika dimaksud adalah tempat maka sesuai dengan pelaksanaan wukuf di arafah. Jika karena waku maka penentuannya sesuai dengan waktu wukuf jamaah hajji. 9 dzulhijjah menurut manhaj bagian hilal.

 

Permasalahn ini adalah mukhtalafi jadi tidak ada yang harus mengkalim pendapatnya benar yang salah. Perbedaan pendapat tidak berpecah belah dan mereka tetap bertoleransi. 

Imam syafi’I:” pendapat saya sementara benar bisa jadi salah, pendapat yang lain sementara salah bisa jadi nanti benar”.

Hari arafah berdasarkan waktu bukan tempat, mengacu pada dalil-dalil yang sudah ada. Rasulullah SAW pelaksanaan puasa arafah sebelum pelaksanaan hajji. Tahun-tahun sebelum itu Rasulullah Sudha melaksnakan puasa araf tidak bersamaan dengan pelaksanaan wukuf jama’ah hajji. 

Menyikapi perbedaan kapan kita akan melaksanaan hari raya idul adha. Ada 2 pendapat dan pendapat masing-masing sama-sama kuat. Bagaimana agar kita menjaga ukhuwah islamiah kuat. Tidka perlu dibesar-besarkan, kebijakan dari organisasi kita mengikuti pemerintah idul adha jatuh pada hari 10 juli. Sementara yang lain Muhammadiyah idul adha 9 juli. Tidak masalah mengambil yang benar, dan tidak menjadikan perbedabatan. Yang paling penting adalah melakukan amalan-amalan utama, memperbanyak amalan ibadah, meningkatkan kualitas dan kuantitas solat kita dan jika sanggup melaksanakan qurban. Ikhtilaf.

3. Memperbanyak amalan ibadah seperti shalat, tahlil, takbir dan tahmid, infaq dan sadaqah

4. Shalat idul adha pada 10 dzulhijjah

Landasannya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

“Puasa kalian ditetapkan tatkala mayoritas kalian berpuasa, hari raya Idul Fithri ditetapkan tatkala mayoritas kalian berhari raya, dan Idul Adha ditetapkan tatkala mayoritas kalian beridul Adha.” (HR. Tirmidzi no. 697. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani).

5. Takbir di hari tasrik

“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.” Ini menunjukkan adanya perintah berdzikir di hari-hari tasyriq. (Q.S Al Baqarah: 203)

Ini menunjukkan adanya perintah berdzikir di hari-hari tasyriq.

6. Qurban

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)."

(QS. Al-Kausar 108: Ayat 2)


Allahu'alam Bishowab


Bandung, 4 Juli 2022

@Yeni SM

Jumat, 01 April 2022

4 Keutamaan Puasa Bulan Ramadhan

 


1.  Orang yang berpuasa akan terjaga dari berbuat dosa karena puasa adalah perisai dan Allah langsung yang akan membalas orang yang berpuasa

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: (manusia) itu membawa manfaat bagi dirinya sendiri kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan mrmbalasnya.  Puasa itu adalah perisai. Apabila ada yang puasa salah seorang di antara kalian, maka janganlah ia berkata kotor dan gaduh. Jika seseorang memakinya atau memusuhinya, hendaklah ia mengatakan: "Sesungguhnya aku sedang berpuasa. Demi Zat yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya, bau mulut orang yang sedang berpuasa bagi Allah lebih harum daripada bau minyak Kasturi. Orang yang berpuasa mengalami dua kegembiraan yaitu: kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya karena besarnya pahala puasa." (HR. Bukhari dan Muslim).


2.  Di akhirat panggil dari pintu Ar Rayyan (pintu kesegaran)

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa bersedekah sepasang di jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: "Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik." Barangsiapa yang termasuk golongan orang- orang yang mengerjakan salat maka ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang melakukan jihad, maka ia akan dipanggil dari pintu jihad. Dan barangiapa yang temasuk golongan orang orang yang mengerjakan puasa,  maka ia akan dipanggil dari pintu Ar Rayyan (pintu kesegaran). Dan barang siapa yang termasuk golongan orang orang yang suka bersedekah,  maka ia akan dipanggil dari pintu sedekah.  Abu Bakar ra. berkata: "Demi ayah dan ibuku,  wahai Rasulullah,  bukankah ada orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu karena darurat? Maka, apakah ada seseorang yang dipanggil dari semua pintu itu?" Beliau men-  Dan barangsiapa yang termasuk wab: "Ya ada, aku mengharapkan semoga kamu termasuk dari golongan mereka itu. "(HR. Bukhari dan Muslim) 

Hadist lainnya adalah sbb:

 Dari Sahl bin Sa'ad ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: "Sesungguhnya di dalam surga ada pintu yang bemama Ar Rayyan (pintu kesegaran), dimana nanti pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk lewat pintu itu, dan tidak seorangpun yang dapat masuk lewat pintu itu selain mereka, dimana penjaga pintu mengucapkan: "Mana orang- orang yang berpuasa?" kemudian mereka pun berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang boleh masuk lewat pintu itu. Apabila mereka telah masuk pintu surga maka ditutuplah pintu itu. Maka dari itu tidak ada seorang pun yang dapat masuk lewat pintu itu selain mereka yang ahli berpuasa. (HR. Bukhari dan Muslim).


3. Allah menjauhkan orang yang berpuasa dari neraka

Dari Abu Sa'id Al Khudriy ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah seorang hamba yang mengerjakan puasa kearena Allah, melainkan Allah menjauhkan dirinya dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun karena puasanya yang sehari itu (HR. Bukhari dan Muslim).


4. Diampuni dosanya yang telah lampau

Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala kepada Allah, maka diampuni dosanya vang telah lampau." (HR. Bukhari dan Muslim).

Selasa, 29 Maret 2022

9 Golongan yang Tidak Wajib Puasa Ramadhan

1.  Anak kecil yang belum baligh

Anak kecil sebelum baligh tidak wajib berpuasa dan wajib mengqadha dan bayar fidyah jika meninggalkan puasanya. Akan tetapi anak kecil harus dididik untuk berpuasa tapi jika sudah memasuki 7 tahun wajib berpuasa.

Dalam hadis dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Pena catatan amal diangkat (kesalahannya tidak dihitung) untuk 3 orang: orang yang tidur sampai bangun, anak kecil sampai besar (baligh), dan orang gila sampai sadar,” (HR. Ahmad 24694 & Nasai 3445).

2. Orang gila

Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak wajib qadha dan bayar fidyah jika meninggalkannya.

3.  Orang sakit

Orang sakit yang memberatkan berpuasa tidak wajib berpuasa akan tetapi wajib untuk menggantinya (mengqadha) diwaktu lain.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

 

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ

 

“Barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah:185).

4.   Orang tua

Orang tua yang sudah sangat tua tidak wajib berpuasa dan untuk menggantinya dengan membayar fidyah.

Allah SWT berfirman dalam Q.S Al Baqarah ayat 184 yang artinya,

"...dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin."

5.  Wanita hamil

Wanita hamil jika masih sanggup mengganti (qadha) puasa dilain waktu, jika tidak sanggup maka cukup membayar fidhyah.

"Sesungguhnya Allah 'azza wa jalla menghilangkan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, wanita hamil,dan wanita menyusui." (HR. Ahmad).

6.  Orang menyusui

Sama halnya dengan wanita hamil, wanitia menyusui jika masih sanggup mengganti (qadha) puasa dilain waktu, jika tidak sanggup maka cukup membayar fidhyah.

7.  Haidh

Dari Abu Sai’d, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ ، وَلَمْ تَصُمْ فَذَلِكَ نُقْصَانُ دِينِهَا

 

“Bukankah bila si wanita haid ia tidak shalat dan tidak pula puasa? Itulah kekurangan agama si wanita. (Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 1951 dan Muslim no. 79)

Wanita haidh diwajibkan untuk mengqadha puasanya dilain waktu. Sebagaimana hadist dari Mu’adzah, ia berkata bahwa ada seorang wanita yang berkata kepada ‘Aisyah,

 

أَتَجْزِى إِحْدَانَا صَلاَتَهَا إِذَا طَهُرَتْ فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ كُنَّا نَحِيضُ مَعَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَلاَ يَأْمُرُنَا بِهِ . أَوْ قَالَتْ فَلاَ نَفْعَلُهُ

 

“Apakah kami perlu mengqodho’ shalat kami ketika suci?” ‘Aisyah menjawab, “Apakah engkau seorang Haruri? Dahulu kami mengalami haid di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup, namun beliau tidak memerintahkan kami untuk mengqodho’nya. Atau ‘Aisyah berkata, “Kami pun tidak mengqodho’nya.” (HR. Bukhari no. 321).

8.  Nifas

Wanita nifas keadaannya sama seperti wanita haidh tidak diwajibkan untuk puasa di Bulan Ramadhan.

9.  Orang musafir/berpergian

Orang musafir/berpergian lebih dari 80 km tidak diwajibkan untuk berpuasa dan harus menggantinya dilain waktu.

Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, "Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain."

Senin, 28 Februari 2022

Healing Rasulullah SAW Pasca Kehilangan

 Agenda : Syiar Cinta Kamil #1

Hari, Tanggal : Ahda, 27 Februari 2022

Pembicara: Ust. Dr. Nashruddin Syarief



Bulan terjadinya peristiwa isra’ miraj di bulan jumadil awal, banyak kejadian di jumadil awal, nabi lahir dan meninggal di jumadil awal. Tanggal kejadian tidak dicantumkan didalam Al-Qur’an tandanya tanggal tidak penting yang penting adalah ibrahnya.
  •  Al-Isra: 1

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat”

Surat diawali dengan Subhaana arinya Allah Maha Suci dari semua keterbatasan/tidak ada kekurangan pada Allah.

-   Isro’ : melakukan perjalanan malam

-   Bi abdihi: dengan fisik, dalam keadaan terjaga (bukan tidur/’alaihi)

-   Rabi’ul awal pada hari syawal

-   Dari masjidil haram ke masjidil aqsa (tanahnya para Nabi)


       Tanah syam: tanah yang suci dan diberkahi Allah. Masyarakat Palestina sekarang sudah sedikit kepedulian, Fatah pro Israel, Hamas tidak didukung oleh Negara Palestina. Masjidil Haram dan aqsa dibangun oleh Nabi Ibrahim, orang-orang arab tahu bahwa yang bangun adalah nabi Ibrahim.

-   Ada konektivitas Nabi Muhammad SAW dengan Nabi terdahulu. Nabi Muhammad menggabungkan, kenabian adalah dasarnya wahyu, bukan keberlanjutan seperti budaya belajar dari pengalaman sebelumnya. Nabi Muhammad bukan keberlanjutan dari sebelumnya tapi ada connectifitas. Ayat-ayat tasliyah (menenangkan) seperti Al-insyirah. Ayat-ayat tasliyah sebenarnya banyak tapi surah Al-Isra’ juga salah satu nya.

-   Untuk memperlihatkan kepada Nabi Muhammad tentang ayat-ayat Allah SWT.


  • An-Najm: 14

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

12-18. Apakah kalian mendustakan Muhammad dan mendebatnya atas apa yang dia lihat dan dia saksikan dari tanda-tanda kebesaran Tuhannya? Sungguh Muhammad telah melihat Jibril dalam wujud aslinya sebagaimana Allah menciptakannya pada kesempatan yang lain di Sidratul Muntaha (pohon Nabq) di langit ketujuh, di mana apa yang naik dari bumi berhenti padanya, apa yang turun dari atasnya terparkir disana. Di sana ada Surga Ma’wa yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa. Saat Sidratul Muntaha dikelilingi sesuatu yang agung atas perintah Allah, hanya Allah semata yang tahu sifatnya. Nabi adalah orang yang sangat teguh hatinya dan sangat taat, maka pandangan beliau tidak menengok ke kanan dan ke kiri, tidak melebihi apa yang diizinkan untuk dilihatnya. Muhammad telah melihat malam Mi’raj itu tanda-tanda besar Tuhannya yang menunjukkan KuasaNya dan keagunganNya, yang diantaranya adalah surga, neraka, dan lainnya. 

  • Nabi-Nabi yang ditemui Rasulullah di langit

-     Pada langit pertama, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Adam AS

-     Pada langit kedua bertemu dengan Nabi Yahya AS dan Nabi Isa As

-     Pada langit ketiga Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Yusuf AS

-     Pada langit keempat, Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Idris AS

-     Pada langit kelima ia bertemu dengan Nabi Harun AS.

-     Pada langit keenam, Nabi Musa AS dalam keadaan menangis.

-     Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Musa AS dan di langit ketujuh ia bertemu dengan Nabi Ibrahim AS. Pada setiap tingkatan langit, Nabi Muhammad SAW bertegur sapa dengan para nabi terdahulu.

  •  Kenabian Rasulullah SAW benar-benar valid

-     Rasulullah SAW menjadi imam para Nabi

-     Isra’ mi’raj

  •  Menghadapi ujian dari Allah

-       TIdak marah

-       Tenang

-       Tidak sedih yang berlebihan

 

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لا تَعْلَمُونَ

“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tidak mengetahuinya.” (Yusuf : 86)

Sidrotul muntaha disebut karena paling akhir tertutup, misalnya alam tuhan dan alam malaikat, langit ketujuh. Disana ada syurga seluas langit dan bumi. Diatas kursi ada arsy, perisai/ katel, uang logam tujuh keeping yang disimpan di perisai(kursinya) syurg seluas langit dan bumi karena paling atas meliputi langit dan bumi. Dzul arsy diumpamakan batu dilempar ke padang pasir. Gak terbayangkan betapa luasnya jagat raya Allah. Nabi musa di langit ke-6, nabi Ibrahim langit ke-7. Nabi Ibrahim bersender di dinding tawaf, setiap hari ada yang tawaf 7000 malaikat. Nabi melihat syurga negara dan melihat kolam, kemudian ditulislah oleh kolam tersebut sebelum bumi diciptakan hingga ke hari kiamat. Nabi meimami shalat subuh. Ini menununjukkan nabi adalah seorang nabi. Kalua hari ini saya diakui oleh para santri yak arena santri/jama’ah saya. Tapi kalua ulama internasional yang mengakui baru bnar-benar ulama.

Surat Ali Imran kenabian nabi Muhammad SAW ini betul-betul valid, ada hubungan bumi dan langit. Tokoh-tokoh spiritual yang cerdas ada yang mengakui bahwa dirinya seorang nabi, mereka belum pernah ke langit dan diakui ini membuktikan tidak valid. Sedangkan Nabi kita tidak bisa membaca, bersemedi di gua hira. Nabi Muhammad ini membuktikan nabi adalah seorang nabi benar-benar dari wahyu bukan dikarang oleh Nabi. Kalau memang tidak percaya bahwa Al-Qur’an adalah wahyu dari Allah, buktikan buat ayat yang seumpama pada gak bisa, satu ayat aja pasti gak bisa. Bahasa Al-Qur’an adalah bukan Bahasa manusia sangat sempurna, gak ada salahnya kan biasanya dikoreksi lagi.

  • Tanya Jawab
  1. Apakah boleh kita merayakan isra’ mi’raj dan apakah ada amalan khusus dalam isra’ mi’raj?

Jawab:

Isra miraj bukanlah perayakan seperti idul adha dan idul fitri harus pakai baju baru. Zaman jahiliyah setiap rajab ada pasar kaget, membaca pusisi. Amalan nabi puasa rajab, karena memang libur perang, kalua tidak perang dengan saum. Di Indonesia dasar hukumnya/dalilnya yang mana. Khusus ada hari isr’a miraj tanggal 27 rajab. Bagi yang ingin merayakan sebagai tradisi ya silahkan saja, saya pribadi ya tidak merayakan ya saya mengamalkan puasa rajab. Para sahabat dan nabi banyak melaksanakan. Dari pada merayakan cukup seperti para sahabat yaitu saum. Beda konteks dengan bulan rajab dan isr’a m’iraj.

2. Jawab: Nabi-nabi menurunkan fisik nabi-nabi, seakan dihidupkan Kembali, saksi nya nabi Muhammad dan Allah, tidak perlu orang-orang palestina menjaddi saksi cukup dari Allah, pengakuan dari para sahabat cukup menjadi itu saksi pengakuan dari par sahabat.

3.  Bagaimana cara saya menenangkan diri saat mengingat/ rindu suami yang sudah meninggal.

Jawab:

Kerinduan dijadikan energi positif, seakan-akan hidup menyemangati kita mendo’akan kita dan mendo’akan mereka. Nabi Muhammad juga kadang mengingat Khadijah dan menangis, makanya Rasulullah membagikan masakan kambing ke para sahabat kekerabat2 khadijah. Bukti kita menggantungkan diri kepada Allah tidak kecewa tidak keluh kesah. Sedih biasa. Kita kan masih punya gusti Allah. Semakin yakin kita dibawah kendali dibawah Allah. Bersedih terlalu lama berarti masih tidak ridha terhadap takdir. Tasliah dari Al-Qur’an hanya dengan dzikrullah hati menjadi tenang, marah yang berkepanjangan berarti dzikrullah kita masih kurang. Obat hati. Saya banyak masalah, membaca 7 surah yang Panjang disebut 2 surah yang Panjang, (10 juz). Kalua masih berat diperpanjang shalat malamnya.

4.  Bagaimana menjaga seorang diri sebagai Muslimah seperti para shabiah, untuk zaman ini kita dituntut untuk interaktif.

Jawab:

Aisyah juga aktif, muridnya banyak, penghapal hadist, aisyah sempat memimpin perang jama’, membebaskan 30 budak berarti kaya juga berarti mengurusi harta. Tapi ada batas-batasan, jaga jarak tidak ada halangan keterbatasan masalah aurat, interaksi terhadap lawan jenis. Safar ada yang menemani.

5.  Dengn perjalan isra miraj diawali dengan masjid aqsa terlebih dahulu kemudian ke masjidil haram, kenapa tidak dari masjidil haram langsung ke langit tujuh.

Jawab:

Pesan nya adalah masjid aqsa adalah tanah suci mengumumkan kesemua ummat bahwa kenabian nabi Muhammad terlepas link nya dari nabi-nabi sebelumya yang paling dekat di syam jaraknya 600 tahun.

6.  Menurut banyak sumber nabi diperintahkan Allah untuk melaksankan shalat,

Jawab:

Semua helaing yang diperintahkan oleh Allah adalah shalat, shalat qimullail. Solat 5 waktu dan tahajjud. At-tur, Qaf, Mujammail. Wasta’inu fasbiru wassholah. Wasta’inu bjb w abri kalau saat ini. Kalau sudah sabar dan kuat insyaAllah.

7.  Penasaran dengan perintah shalat merupakan syariat, shalat kenapa diperintahkan Ketika Rasullah kehilangan Khadijah. Saya ada teman yang berbulan-bulan kehilangan seorang ayah dan sedih berkepanjangan.

Jawab:

Sebenarnya shalat sebelum isra miraj sudah ada tapi kejadi isr miraj menyukuhkn shalat 5 waktu. Shlata bagaimana tidak penting karena tidak ada riwayatnya. Terkait healing, intinya tidak ada pilihan selain menguatkan, sarana menambah pahala, kalua masih bersedih berarti kita gak punya Allah, nabi ayyub kehilangan nabi yusuf, saya mengadukan kesedihan kepada Allah. Jangan disimpan dihati, seakan2 tidak punya Allah. Mengingat berkesedihan kepanjangan gak yakin adanya Allah. 

8. Tokoh-tokoh yang  menyaksikan

Jawab:

Saya tidak menemukan selain Abu Bakr Siddik yang lain tidak ada memenami. Ini adalah mujizat murni setingan dari Allah SWT hanya Rasulullah saja dan para malaikat.

  • Closhing steatmen Ust. Dr. Nashruddin Syarief

Yang paling kokoh selain shalat juga pengokohan nabi Muhammad dan ada konnek juga dengan nabi yang lain. Pemerintah kita terus membuat kebijakan di kurrikulum semakin sekuler. Semoga kejadian ini makin mengukuhkan keimanan kita.

Senin, 03 Januari 2022

Vit Mind, Vit Soul, Vit Body

 A.    Kebersihan

Dalam Islam semua aktivitas seorang Muslim diatur dari keadaan bangun tidur hingga tidur kembali. Tak terkecuali dalam hal kebersihan dan kesehatan Pribadi Seorang Muslim serta berkolerasi terhadap kualitas dan kuantitas ibadah yang kita kerjakan.

Dalam Pembahasan Fiqh, BAB Thaharar (bersuci) adalah BAB pertama yang dibahas terlebih dahulu baru membahas BAB Shalat. Dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa kebersihan hal utama yang perlu dipelajari sebelum mengetahui yang lain dalam Fiqh. Mengapa demikian karena thaharah (bersuci) merupakan salah satu syarat syahnya shalat, padahal kita tahu shalat adalah rukun dari rukun Islam setelah dua kalimat syahadat. Jadi, syarat sahnya shalat tentu harus didahulukan pembahasannya daripada yang disyaratkan yaitu shalat.


Thaharah secara bahasa artinya bersuci atau menghilangkan kotoran. Adapun secara syar’i yaitu menghilangkan najis atau kotoran dengan air dan debu (tanah) yang suci lagi menyucikan dengan tata caraa yang telah ditentukan oleh syari’aat Islam.

Sedangkan arti kebersihan menurut Wikipedia, kebersihan adalah sebuah keadaan dari sebuah barang atau orang yang terlindung dari kotoran, bau dan hal lainnya yang diaanggap kotor.

Bersih adalah keadaan setelah kita berthaharar (bersuci). Dalam Islam sebelum shalat kita diwajibkan berthaharar, jika tidak menemukan air sekalipun bisa mengunakan benda suci lainnya seperti debu atau batu. Begitulah Islam mengatur ummatnya agar tetap bisa bersuci dimanapun dan kapanpun agar ketika beribadah kepada Allah dalam keadaan bersuci dan bersih.

B.  Kesehatan Jasmani

Kebersihan seorang Muslim tidak hanya dalam menjalan ibadah wajib saja melainkan untuk menjaga kebersihan pribadi. Tidak hanya sehat lahiriyah melainkan sehat jasmaniyah juga.

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam musyawarah Nasional Ulama pada tahun 1983, meyebutkan bahwa kesehatan merupakan ketahanan jasmani, rohani, dan sosial yang dimiliki oleh manusia sebagai karunia dari Allah yang wajib disyukuri dengan cara mengamalkansegala ajaranNya.

Sedangkan Menurut WHO (World Health Organization) Kesehatan adalah suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan.

Ada beberapa hadist shahih yang menjelaskaan bagaimana merawat badan agar tetap bersih dan menjaga kebersihan pribadi seorang Muslim. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Perihal pentingnya menyikat gigi, Abu Hurairah RA juga melaporkan Rasulullah SAW juga pernah berkata, "Seandainya aku tidak ingin terlalu membebani pengikutku, aku akan memerintahkan mereka menggunakan siwak setiap sebelum melakukan ibadah." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Dan hadist yang menjelaskan perilaku menjaga kebersihan pribadi seorang Muslim, Abu Hurairah menyebut Nabi SAW pernah bersabda, "Fitrah itu ada lima, yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak". (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Dari dua hadist ini sudah jelas diperintahkan untuk menjaga kesehatan jasmani (fisik) dengan melakukannya secara rutin seperti mengosok gigi atau bersiwak setiap sebelum melakukan ibadah menjaga agar mulut bersih dan memotong kuku serta bulu.

Beberapa masalah akibat jarang menggosok gigi dirangkum dari hellosehat.com diantaranya adalah bau mulut, gigi berlubang, penyakit gusi, penyakit jantung dan infeksi paru.

Penyakit jantung akibat jarang menggosok gigi dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya sebanyak 3 kali lipat. Bakteri yang menginfeksi gusi dan menyebabkan penyakit periodontitis dapat ikut mengalir ke pembuluh darah dan menyebabkan peradangan dan kerusakan di pembuluh darah. Ini meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan sumbatan pembuluh darah.

Selain memicu penyakit jantung, kesehatan gigi yang buruk juga bisa menyebabkan infeksi paru atau pneumonia. Secara umum mekanismenya sama seperti risiko penyakit jantung yang sudah disebutkan di atas.

Menurut Dental Health Foundation, yayasan kesehatan gigi di Amerika Serikat. Dalam websitenya, mereka mengungkapkan bahwa gigi yang kotor dapat memengaruhi kesehatan paru Juga bisa menyebabkan infeksi paru, Risiko ini terjadi akibat bakteri penyebab infeksi gusi terhirup saat bernapas lewat mulut sehingga masuk ke dalam paru dan menginfeksinya.

Selain itu, Rasulullah sendiri sudah mencontohkan kepada kita terkait pola hidup dan makan sehat. Rasulullah seantiasa bersiwak sampai-sampai Rasulullah ingin mewajibkannya terhadap ummat Islam, makan sebelum lapar, dan berhenti makan sebelum kenyang, makan buah terutama kurma, menghindari makan berlebihan serta sering melakukan olahraga seperti yang disunnahkan memanah, menunggang kuda dan berenang.

C.  Kesehatan Akal dan Qalbu

Kesehatan akal diperolah dengan banyak membaca buku-buku dan merenungkan ciptaan Sang Maha Kuasa di Dunia ini serta banyak mendengarkan ceramah-ceramah dari ustadz dalam majelis-majelis ilmu.

Sedangkan Qalbu terdapat dua macam. Pertama adalah Qalbu Jismani dan yang kedua adalah Qalbu ruhani. Disini yang akan dijelaskan adalah tentang Qalbu ruhani.

Qalbu ruhani adalah hati nurani, tempat dimana niatan ibadah berada apakah karena Allah SWT atau karena niatan lainnya. Qalbu ini akan berpengaruh terhadap keadaan seorang muslim tersebut. Jika ia berdosa makan akan berbentuk bercak hitam sehingga Qalbu lama-kelamaan menjadi hitam pekat. Mari kit abaca hadist berikut ini:

“Sesungguhnya orang beriman itu, kalau berdosa, akan akan terbentuk bercak hitam di qalbunya”. (HR Ibnu Majah)

Qalbu juga bisa berpenyakit seperti halnya penyakit jasmani, penyakit Qalbu ruhani ini disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 13 kali, مَّرَضٌ قُلُوْبِهِمْ artinya orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit. Dalam Q.S Al. Baqarah: 10, Q.S Al-Ma’idah: 52, Q.S Al-Anfal: 49, Q.S At-Taubah: 125, Q.S Yusuf : 57, Q.S Al-Hajj : 53, Q.S An-Nur : 50, Al-Ahzab : 12, 32, dan 60, Q.S Muhammad : 20 dan 29, Q.S Al-Mudassir : 31. Mari kita simak dari Firman Allah SWT:

"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih karena mereka berdusta." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 10)

"(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata, Mereka itu (orang mukmin) ditipu agamanya. (Allah berfirman), Barang siapa bertawakal kepada Allah, ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana." (QS. Al-Anfal 8: Ayat 49)

"Apakah (ketidakhadiran mereka karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS. An-Nur 24: Ayat 50)

"Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang hatinya berpenyakit berkata, Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami hanya tipu daya belaka." (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 12)

"Atau apakah orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?" (QS. Muhammad 47: Ayat 29)

Sehat Qalbu diperolah dengan beramal ibadah niatan ikhlas karena Allah SWT. Bukan Qalbu (hati) yang sakit digambarkan Allah dalam ayatnya :

Dari ayat diatas sudah jelas bahwa tidak hanya penyakit dari jasmani saja melainkan penyakit Qalbu juga ada. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang berpenyakit didalam hatinya. Kita perlu menjaga Qalbu ini agar sehat dan mau menerima hidayah dan inayah nya Allah SWT. Orang-orang yang hatinya berpenyakit adalah orang-orang yang sulit mendapatkan hidayah dan termasuk golongan pembangkang dan dengki.

D.   Matriks Antara Sehat Jasmani dan Sehat Akal dan Qalbu

 

Sehat Akal dan Qalbu

Iya

Tidak

Sehat Jasmani

Iya

Amal Ibadah Optimal

Amal Ibadah Kurang Optimal

Tidak

Amal Ibadah Cukup Optimal

Amal Ibadah Tidak Ada

 

Sehatnya Akal dapat diperoleh dari membaca buku, mendengarkan ceramah di majelis ilmu dan dari tadabbur ciptaan Allah. Sehatnya Rohani diperoleh dari amal-amal ibadah yang dilakukan karena niatan Allah SWT. Sehatnya Jasmani (Fisik) diperoleh dari pola hidup dan makan sehat.

Ketiga ini memiliki keterkaitan satu sama lain. Dalam melakukan ibadah tentu harus didukung kesehatan jasmani yang bagus. Contoh ibadah yang perlu kondisi jasmani yang baik adalah shalat, berpuasa, berperang di zaman Sahabat dan Rasulullah.

Rasulullah selama hidupnya berperang selama 28 kali. Kalau tidak sehat secara jasmani tdak mungkin Rasulullah bisa melaksanakan perang 28 kali selama hidupnya. Di mulai dari perang Abwa hingga perang Tabuk.

Jika seorang muslim Sehat jasmani dan sehat akal dan Qalbu maka ibadah yang dilakukan ibadah dalam kondisi sangat optimal. Misalkan melaksanakan ibadah wajib seperti shalat dengan gerakan sempurna, kemudian khusyu’ dan niatan ikhlas atas perintah ketaatan karena Allah SWT.

Jika seorang muslim tidak sehat secara jasmani tetapi sehat secara akal dan Qalbu, maka melaksanakan ibadah seperti shalat akan terkendala. Melaksanakan gerakan shalat tidak sempurna, karena mengharuskan shalat dalam keadaan berbaring karena tidak sanggup berdiri. Contoh ibadah wajib lainnya adaalah puasa di Bulan Ramadhan, tentu orang yang tidak sehat secara jasmani tidak bisa berpuasa dengan optimal di Bulan ini. Sehingga kondisi ini ibadah cukup optimal.

Jika seseorang muslim memiliki memiliki sehat secara jasmani akan tetapi tidak memiliki sehat secara akal dan Qalbu. Orang-orang ini termasuk orang-orang yang ada penyakit didalaam hatinya seperti digambarkan pada ayat-ayat Allah SWT yang disebutkan diatas. Mereka melakukan ibadah kepada Allah dengan berat dan ingin dipuji oleh manusia (riya’).

Terakhir kondisi seorang muslim pada bagan ini adalah orang-orang yang tidak memiliki kesehatan jasmani dan juga tidak memiliki kesehatan akal dan Qalbu. Orang-orang ini masuk kedalam orang-orang yang merugi. Merugi di dunia maupun di akhirat. Orang-orang yang tidak melakukan ibadah kepada Allah padahal beragama Islam atau hanya di KTP saja.

Ketidaksehatan kita dalam hal jasmani, jangan sampai menjadi kendala kita tetap melakukan ibadah kepada Allah SWT. Dan tetap berupaya melaksanakannya dengan optimal dan menjadikannya sebagai ladang pahala. Jika kita sabar menghadapinya akan ada pahala yang terus mengalir dari Allah SWT.

Kebersihan seorang Islam harus tetap dijaga agar bisa sehat secara jasmani, akal daan Qalbu. Yang memiliki sehat jasmani sejak lahir patut bersyukur kepda Allah SWT dan tetap menjaga jasmani agar tetap sehat bukti bersyukur kita kepada Allah SWT seperti menjaga pola hidup dan makan sehat, rutin berolah raga dan sering minum air putih serta makan buah dan sayur agar ibadah kepada Allah SWT dalam kondisi optimal. Allahu’alambishowab.

Sabtu, 18 September 2021

Ada apa dengan Agnostik?

Menurut Wikipedia agnostik adalah kepercayaan yang tidak mempercayai adanya Tuhan jika dapat dibuktikan dengan ilmiah maka mereka akan mempercayainya. Penganut agnostik ini sebenarnya orang-orang yang tidak mempergunakan akal dan fikirannya. Padahal bukti-bukti nyata sudah dapat kita rasakan dari disekitar kita. Seperti ada matahari, bulan, maupun yang tidak dapat dilihat seperti angin, oksigen dan gas-gas lainnya. Lupakah kalau kita meilhat bumi ini teratur sedemikan rupa planet-planet pun berputar pada porosnya masing-masing. Atau kita misalkan perumpamaan lalu lintas yang tidak diatur oleh POLANTAS. Apa yang terjadi? Saya yakin semuanya akan semberaut dan saling tabrakan satu sama lain, maka tidak akan ada yang selamat sampai tujuan. Hal ini terjadi karena tidak ada yang mengaturnya. Begitu pula bumi ini, jika tidak ada yang mengatur maka planet-planet akan bertabrakan, matahari dengan bulan pun bertabrakan. Kemudian apakah tidak cukup perumpaman seperti angin yang dapat kita rasakan tapi tidak bisa kita lihat? Oksigen pun demikian tidak bisa kita lihat dengan mata telanjang. Apakah tidak cukup perumpamaan bahwa Allah SWT itu ada. Alam semesta ini pasti ada yang menciptakannya dan hanya satu yang menciptakannya yaitu Tuhan Timur dan Barat, Utara dan Selatan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan tidak cukupkan peringatan nabi-nabi dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad SAW. Ada ratusan Rasul dan Ribuan Nabi menyuruh menyembah Tuhan Yang Esa, Allah SWT. Peninggalan –peninggalan mereka masih terjaga kemurniannya hingga saat ini yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadist, Ka’bah, hajar aswad dan bangunan-bangunan kuno lainnya.

Tidak akan pernah orang-orang agnostik bisa mempercayai Tuhan karena kesombongan yang ada dalam diri mereka dan menganggap bahwa mereka seolah-olah tidak butuh Tuhan. Mereka lupa bahwa kita manusia ini sangat lemah dan bahkan teramat lemah dan sangat sangat teramat kecil.

Manusia  hidup didunia ini punya keterbatasan ilmu, waktu (massa), tempat dan ukuran. Manusia tidak bisa menguasai semua ilmu dimuka bumi ini dan juga tidak bisa hidup di zaman Rasulullah dan juga tidak bisa menjangkau kaki disemua belahan bumi atau jagat raya ini yang kurang lebih terdiri dari 9 Miliar Galaxy. Salah satu galaxy nya bernama bima sakti tempat beradanya planet bumi. Manusia juga punya keterbatasan ukuran tinggi badan. Dengan keterbatasan-keterbatasan diatas, masihkah kita tidak perlu Tuhan untuk membimbing kita ke jalan yang benar.

Orang-orang agnostik pasti tidak memiliki pedoman hidup, mereka hidup akan semaunya saja menurut fikiran mereka. Salah satu pengantu agnostic mengatakan bahwa mereka mengambil sifat dari Nabi ataupun tokoh. Dia lupa bahwa Islam ini adalah agama yang komplit mengatur dari A sampai dengan Z. mengtur dari ybangun tidur hingga tidur kembali, ajaran Islam ajaran yang sudah sempurna. Didalam Al-Qur’an semua bidang mulai dari tentang sains, teknologi, hukum, ekonomi, lingkungan, social, sejarah dan budaya semua diceritakan dan dijelaskan disana. Kitab suci yang super lengkap dibanding kitab suci lainnya. Ajaran ini Allah yang buat untuk pedoman hidup manusia dan benar semua ajaran yang ada didalam Islam. Manusia penganut agnostik hanya mengambil ajaran sebagian kecil dan membuang sebagian besarnya. Tentu ini salah besar. 

Tunggu saja kehancuran orang-orang agnostik yang hanya menuruti nafsu belaka. Kita lihat saja ujung orang-orang agnostik dimuka bumi ini selama hidupnya seperti apakah? Kita sudah mengetahui satu orang penganut agnostik sudah terjerat kasus narkoba. Dan ingat bahwa Allah tidak butuh mereka, merekalah yang butuh Allah.

 

Wallahu’alam Bishawab

 

Tapsel, 18 September 2021

Yeni S.M

Selasa, 10 Agustus 2021

Childfree Dibenarkan Islam?

Saya kaget ternyata ada orang sudah menikah yang memiliki pemahaman tidak ingin memiliki anak walaupun secara reproduksi baik atau disebut childfree. Dan yang lebih kagetnya ada banyak orang yang menyetujui hal itu dan sebagian besar agamanya adalah Islam.

Islam ini adalah ajaran yang syamil mutakamil artinya sempurna dan menyeluruh. Mengatur urusan dari bangun tidur hingga tidur kembali, mengatur dari A sd Z. Syumuliyatul Islam yang memiliki 3 cakupan yaitu: Syumuliyatul zaman (kesempurnaan waktu), syumuliyatul minhaj (kesempurnaan pedoman hidup), dan syumuliyatul makan (kesempurnaan tempat/ruang). Salah satu contoh urusan yang bersifat sunnah seperti pernikahan dan mempunyai keturunan. Dan cukuplah penggalan satu hadist ini mengingatkan kita terkait hal ini untuk mengikuti ajaran Rasulullah baik yang wajib maupun yang sunnah.

“… Maka siapa yang tidak menyukai (berpaling dari) sunnahku. Maka dia bukanlah dari golonganku”. (Shahih Al-Bukhari, No.5063, No.1401)

Jika kita berpaling dari sunnah yang dicontohkan Rasullullah sudah dikatakan bukan dari golongan Rasulullah apalagi meninggalkan hal yang wajib.

Disin saya belum membahasa mengenai hal yang wajib melainkan membahas sunnah Rasulullah yang dicontohkan Rasulullah yaitu Rasulullah menikah daan memiliki anak juga. Terkait memiliki anak, Rasulullah sangat bangga jika ummatnya banyak anak dicuplik dari hadist dibawah ini.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Nikahilah perempuan yang pecinta (yakni yang mencintai suaminya) dan yang dapat mempunyai anak banyak, karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab (banyaknya) kamu di hadapan umat-umat (yang terdahulu)” [Shahih Riwayat Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Hibban dan Hakim dari jalan Ma’qil bin Yasar].

Tidakkah kita cukup mengambil pelajaran dari Negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan dain Cina dimana angka kelahiran menurun drastis akibat kaum muda mudi enggan menikah atau memiliki anak. Jika kelahiran menurun drastis tiap tahunnya lambat laun Negara tersebut tidak memiliki generasi penerus dan tersisalah generasi tua yang sudah tidak produktif, lama-lama negara tersebut hancur dan mati karena tidak ada lagi yang mengisi bagian-bagian tertentu di negara tersebut seperti SDM untuk dibidang pertahanan, pemerintahan, industry dll.  Jepang dan Korea Selatan secara angka kelahiran sangat rendah sehingga Jepang mensiasati untuk membiayai pasangan yang ingin menikah. Sedangkan Cina mengubah kebijakan yang awalnya melarang pasang suami istri memiliki anak lebih dari satu akan tetapi sekarang beberapa provinsi di Cina bahkan memberikan subsidi pernikahan dan membantu membiayai pernikahan.

Tidak cukup kah ini sebagai bukti bahwa  pasangan yang memiliki kepemahaman untuk childfree sangat bahaya bagi negara ini khusunya dan tidak masuk ke golongan Rasulullah SAW. Bagaimana kita bisa mendapatkan syafa’atnya kelak masuk kedalam golongan Rasulullah pun kita tidak akibat berpaling dari sunnah yang diajarkan Rasulullah?

Wallahu a'lam bish-shawab.

 

Tapanuli Selatan, 10 Agustus 2021

 Yeni SM

Pertumbuhan Dinasti-Dinasti pada masa Abbasiyah

Berkuasa sekitar 767 tahun dari tahun 750   M s.d. 1517 M didirikan oleh Abbdullah bin saffah. Wilayah kekuasaan Abbasiyah meliputi Maroko...